Rabu, 07 April 2010

Remaja adalah Masa Pubertas

Tahun berganti tahun….terus aku lalui, aku ingat sewaktu masih imut-imut di pangkuan ibu. Dunia serasa hanya milikku. Apapun yang aku suka selalu aku dapatkan. Ehm…walau terkadang jika aku ingin mencoba berbuat sesuatu selalu dibilang “masih kecil “…Ach.

Kapan aku ini jadi besar ? Ohoy…ternyata aku sekarang sudah lebih besar lho …usiaku sudah belasan …Asyiik saatnya aku ingin menunjukkan bahwa aku “mampu” sendiri, mampu mengambil keputusan, mampu …mampu…yaa rasanya aku akan menikmati masa remajaku ini. Kata orang kalau masa remaja tidak dinikmati, akan rugi !! Eh, tapi terkadang …bahkan sering ding, aku masih merasakan kebingunganku. Ibu bapak tak henti-hentinya terus mengingatkanku agar aku “hati-hati” masih “hijau” jangan pingin macam-macam…dsb.

Kadang aku dibilang masih kekanak-kanakan, tapi pada saat tertentu aku selalu dibilang harus mandiri kan sudah besar . Nah lho jadinya aku bingung juga… Terlebih di zaman seperti ini. Rasa-rasanya semua orang ngomongin tentang MASA REMAJA . Sebenarnya seberapa pentingnya “masa remaja “ ini ? Bagaimana pula aku harus “mengisi hari-hariku” di masaku ini ? Dan…ditambah lagi “tumpuan harapan Masa Depan” …Wow !! Berat juga yaa… OK, rasa-rasanya perlu juga ya kita “ bedah “ sosok ini ?!

Masa Remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.(meninggalkan ciri masa kanak-kanak namun belum sepenuhnya memiliki ciri-ciri dewasa –sering disebut masa “tanggung”)

Masa Peralihan ditandai oleh berbagai perubahan dalam diri remaja, termasuk di dalamnya perubahan dalam segi fisik, psikis,emosional, sosial, dan moral.

Rata-rata individu memulai masa remajanya pada usia sekitar 12-13 th.

Pendapat dari beberapa ahli tentang rentang usia remaja : Wanita : 12 – 21 th; Pria : 13 – 22 th

Perubahan yang terjadi relatif singkat dan pesat, namun tidak selalu berjalan serentak. Terkadang ada diantaranya yang berkembang lebih cepat, adapula yang lebih lambat. Misalnya, seperti yang sering dikeluhkan orangtua ; bahwa anaknya tampak sudah besar tapi “pikirannya” masih anak-anak.

Perkembangan Fisik : Perubahan tubuh pada remaja melingkupi perubahan tinggi, berat, penyebaran lemak dan otot, sekresi kelenjar dan karakteristik seksual yang akan berlangsung terus hingga masuk ke masa dewasa.Pada masa ini biasanya remaja putri menagalami menstruasi pertamanya dan remaja putra mengalami ejakulasi pertamanya.

Perkembangan Emosi : Masa puber merupakan masa emosi yang bergejolak. Remaja sangat peka dan menunjukkan reaksi yang kuat pada berbagai peristiwa dan situasi sosial. Dan bila sedang meledak, emosinya sering tidak proporsional.Ciri emosi lain pada remaja; ambivalensi dalam perasaan. Acapkali mengalami perasaan yang saling bertentangan –sayang dan benci, perhatian tapi juga apatis pada berbagi orang/peristiwa. Ketidak stabilan perasaan ini seringkali menimbulkan kebingungan, frustasi dan kejengkelan dalam diri remaja, dan makin membuatnya meledakledak.

Perkembangan Sosial : Masa Remaja adalah masa mencari jati diri untuk menghadapi kedewasaan kelakTerlihat; secara bertahap melepaskan ketergantungannya pada orang tua, namun untuk mendapatkan rasa aman biasanya dengan cara membuat kelompok dengan teman sebaya. Itu sebabnya pada masa remaja teman sebaya menjadi sangat penting dalam kehidupan anak. Kelompoklah yang memegang peranan apakah si remaja dapat diterima atau disisihkan.Dalam kelompok inilah mereka belajar bergaul dengan lawan jenis, dengan dukungan teman-teman sejenisnya. Baru pada tahapan-tahapan remaja berikutnya mereka mulai tertarik untuk bergaul dengan lawan jenis secara individual.

* * Perkembangan Intelektual : Remaja telah mencapai perkembangan mental yang memungkinkan mereka untuk berpikir dengan cara berpikir orang dewasa. Mereka tidak lagi terikat pada hal-hal konkrit dan nyata semata. Mereka mulai mampu memahami relativitas; belum tentu; tergantung; seandainya…dan sebagainya. Ketrampilan baru ini sangat mengasyikkan sehingga remaja seringkali bersibuk diri dengan pikirannya sendiri.
* * Perkembangan Moral : Remaja mulai sering mempertanyakan banyak hal tentang nilai-nilai dalam kehidupan, terutama saat orang dewasa dianggap tidak memberikan jawaban jujur. Pada dasarnya dalam usia ini, remaja cenderung idealis dan memiliki perasaan keadilan tinggi dalam hubungannya antar manusia.

Beberapa kebutuhan utama remaja

* Menghadapi berbagai ketidakpastian dan perkembangan yang pesat dalam dirinya, remaja sangat membutuhkan ; rasa aman dan “empati” dari lingkungannya, kesempatan untuk menampilkan kemandirian, pengalaman-pengalaman baru tapi juga membutuhkan dukungan dari lingkungan yang telah dikenalnya bilamana pengalaman baru itu terlalu mencemaskan atau menyakitkan.
* Kebutuhan sosial yang sangat menonjol adalah dapat diterima, beridentifikasi, berpartisipasi serta diakui oleh kelompoknya. Hal ini dibutuhkan untuk menumbuhkan jati diri.
* Kebutuhan penting lainnya adalah kebutuhan untuk mendapatkan kesempatan mengajukan pikiran & pendapatnya, kebutuhan untuk didengarkan dan bertukar pikiran, sehubungan dengan perkembangan kognitif yang telah dicapai.

Masalah potensial yang sering muncul : Perubahan-perubahan pesat seringkali membawa tantangan dan masalah.

* Rasa ingin tahu dan minat yang besar sehubungan dengan perubahan/perkem-bangan yang terjadi pada remaja, membuat mereka sering bertanya –tidak kepada orang yang tepat. Mereka cenderung mendiskusikan dengan teman-teman yang sama-sama tidak tahu, buku, video, bahkan melakukan eksperimen-eksperimen sendiri.
* Cenderung melebih-lebihkan masalah yang sederhana.
* Gejolak emosi yang meledak-ledak, frustasi, keinginan diterima oleh kelompok sebayanya tapi kurang pengalaman, acapkali membuat remaja impulsif, dalam mengambil keputusan dan kurang mempertibangkan resiko. Tawuran, merokok, alkohol dan obat-obat terlarang merupakan contoh bentuk pelarian mereka.
* Dorongan mandiri yang kuat bila tidak disertai tanggungjawab akan membawa remaja untuk bertindak “ke luar jalur”. Hal ini akan memancing reaksi reaksi negatif dari lingkungan.

Tugas Perkembangan Remaja

Tugas perkembangan adalah segala macam keterampilan dan kemampuan yang perlu dikuasai oleh seseorang agar ia dapat melanjutkan perkembangannya pada tahap-tahap berikutnya dengan lancar, antara lain ;·

1. Pengendalian tubuh·
2. Identifikasi dengan sebaya·
3. Kepekaan sosial·
4. Reorganisasi diri·
5. Minat & akivitas eksternal·
6. Pertumbuhan keteraturan diri

Sebagai remaja yang menyadari dirinya sebagai Generasi Penerus yang harus siap menghadapi tantangan zaman ….Remaja harus Membekali Diri dengan :

1. TAQWA : senantiasa meningkatkan keimanan, melatih untuk selalu patuh pada allah, mengikuti perintah dan menjauhi laranganNya (rajin beribadah)Iman – Ikhlas – Sabar
2. WATAK : berlatih untuk fleksibel, terbuka, tegas, berencana, memiliki inisiatif, toleransi terhadap ketidakpastian, mandiri, disiplin/tepat waktu, berani mengambil resiko, orientasi pada penyelesaian tugas/tanggung jawab

Mengapa demikian ?

SDM yang diharapkan masa depan : Berilmu; Mampu bekerjasama ; Memiliki need kompetitifd; Memiliki idealisme positife ; Berkepribadian stabil

Jadi…..Siaplah menjadi Generasi yang Mandiri ?! kenali diri…dewasakan pikiran….pacu prestasi…..taklukan tantangan !

Kemampuan demikian mungkin tak diajarkan di sekolah atau tak dapat ditukar dengan selembar ijazah, namun…tak usah resah Cari, gali, pelajari, sampai mampu berteriak “Inilah Saya”Siap menerima tantangan masa depan ! Semoga tercapai…semoga semua kau temukan…Hidup remaja !! Hidup masa depan !!

0 komentar:

Poskan Komentar